Keanekaragaman Arthopoda pada Ekosistem Lamun di bagian Timur Pulau Tarahan, Kabupaten Serang, Banten

Penulis

  • Mujadida Fa Penulis
  • Nazmi Safina Penulis
  • Tito Fajar Setiawan Penulis
  • Retno Aulia Ningrum Purnamasari Penulis
  • Kayla Hakim Shalsabila Penulis
  • Afifah Nurazizatul Hasanah Penulis
  • Prakas Santoso Penulis
  • Moch Saad Penulis

DOI:

https://doi.org/10.67240/jkp212025124-134

Kata Kunci:

Array, Array, Array

Abstrak

Pulau Tarahan, Banten, memiliki potensi kekayaan ekosistem pesisir, termasuk padang lamun dan berbagai keanekaragaman hayati lainnya. Tetapi informasi ilmiah tentang keanekaragaman Arthropoda dan kondisi lamun di sana masih minim, sehingga peneliti melakukan penelitian tentang informasi keanekaragaman Arthropoda dan kondisi lamun di Pulau Tarahan. Melalui teknik purposive sampling dengan mempertimbangkan kerapatan dan distribusi lamun di area penelitian, hasil penelitian menunjukkan adanya spesies lamun dominan Thalassia Hemprichii dengan skor indeks kesehatan ekosistem lamun (IKEL) sebesar 0,25 yang menunjukkan kondisi sangat buruk akibat rendahnya tutupan dan kepadatan lamun. Indeks keanekaragaman arthropoda Shannon-Wiener (H') sebesar 3,07 menunjukkan keanekaragaman yang tinggi dengan dominasi kelas Gastropoda (15 jenis). Namun, indeks keseragaman (E = 0,11) menunjukkan keanekaragaman spesies yang tidak seragam, berbanding dengan indeks dominansi (D) yang membenarkan dominansi Gastropoda atas kelas lainnya.

Referensi

Diterbitkan

2025-06-29